Dalil Diam lebih baik daripada berkata-kata yang sia-sia

Dari abu Hurairah r.a katanya, Nabi s.a.w bersabda:

“Sesiapa yang beriman kepada Allah dan hari kiamat, maka apabila ia menyaksikan suatu peristiwa, hendaklah dia menanggapinya dengan baik atau diam.

Bijaksanalah membimbing wanita kerana wanita itu diciptakan dari tulang rusuk. Dan bahagian yang paling bengkok ialah yang sebelah atas. Jika engkau berusaha meluruskannya, nescaya ia patah. Tetapi jika engkau biarkan, ia akan sentiasa bengkok. Kerana itu bijaksanalah membimbing wanita dengan baik.”

(Muslim)

This entry was posted in Akhlak and tagged , , . Bookmark the permalink.

2 Responses to Dalil Diam lebih baik daripada berkata-kata yang sia-sia

  1. nuruddin says:

    terima kasih atas perkongsian

  2. Ilmi-Islam says:

    Serulah ke jalan Tuhanmu (wahai Muhammad) dengan hikmat kebijaksanaan dan nasihat pengajaran yang baik, dan berbahaslah dengan mereka (yang engkau serukan itu) dengan cara yang lebih baik; sesungguhnya Tuhanmu Dia lah jua yang lebih mengetahui akan orang yang sesat dari jalanNya, dan Dia lah jua yang lebih mengetahui akan orang-orang yang mendapat hidayah petunjuk. Surah An-Nahl [16:125]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s