Khutbatul Hajah – Sunnah dalam memulakan ucapan

sekadar hiasan

Rasulullah Shalallahu’ Alaihi Wa Sallam memulakan setiap majlisnya.

Sebahagian khutbah itu berbunyi (kira-kira)
“Innalhamdalillah nahmaduhu wa nasta’inuhu wa nastaghfiruhu … dst”

Kemudian membaca surat Al-Imran ayat 102,
surah An-Nisaa ayat 1 dan
surah al-Ahzaab ayat 70 – 71
kemudian setelah itu ada kata ‘amma ba’du’ dst”

(Hadist Shahih Riwayat Ahmad, Abu Daud, an Nasa’I, Tirmidzi, Ibnu Majah dan Hakim dari sahabat Ibnu Mas’ud).
Nota: Jika saudara/i ada menemukan Hadith seumpama ini yang lebih lengkap bolehlah ‘reply’ di bawah ini. Syukran Jazilan.

“Innalhamdalillah nahmaduhu wa nasta’inuhu wa nastaghfiruhu
wa na’udzubillahi min syururi anfusina wamin syaia’ti a’malina
man yahdillahufala mudhillallah wa man yudhillahu fala haa diyalah.
Asyhadu allaa ilaaha illaLlahu wahdaHu laa syarikalahu, wa asyhadu anna Muhammadan ‘abduHu wa Rasuluhu
Allahumma shalli wassalim wabaarik ala Sayyidina Muhammadin wa ‘ala alihi wa ashhabihi ajma’in.”

Ada 5 Faedah dari tulisan yang singkat ini :

1. Amma ba’du di ucapkan setelah pembukaan dalam khutbah yaitu setelah memuji Alloh, memohon perlindungan, mengucapkan syahadah, membaca 3 ayat di atas.

2. Setiap seseorang berkhutbah di sunnahkan memulainya dengan khutbatul hajah guna mengikuti perbuatan Rasulullah Shalallahu’ Alaihi Wa Sallam.

3. Hendaknya setiap Muslim menghafal dan mempraktekkan khutbatul hajah ini. Hal ini bermanfaat jika suatu saat anda di tugaskan di suatu daerah untuk berkhutbah atau mengisi sebuah kultum dan anda memulainya dengan Khutbatul hajah maka orang-orang bisa takjub karena anda mengenal petunjuk Rosululloh dalam berkhutbah. Apalagi anda kuliah di kampus yang bernafaskan islam ini maka anda lebih di tekankan untuk menghafalkannya.

4. Hukum mengucapkan khutbatul hajah ini sunnah bukanlah suatu kewajiban. Inilah pendapatnya Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah dan Syaikh Muhammad Nashiruddin al Albany Rahimahumullah serta pendapat dari salah satu murid Syaikh al Albany yaitu Syaikh Ali Hasan Ali Abdul Hamid Al Halaby Al Atsary Hafidhohulloh.

5. Jika anda memulai khutbah anda dengan khutbatul hajah ini maka anda akan mendapat pahala yang besar karena anda telah melakukan dua hal yaitu anda mengamalkan sunnah dan anda ikut menjaga sunnah.

Kredit: Kepada mereka-mereka yang berkenaan. Semoga diRedhai Allah. Amin..

This entry was posted in Akhlak and tagged , . Bookmark the permalink.

One Response to Khutbatul Hajah – Sunnah dalam memulakan ucapan

  1. abdullah masaid says:

    a,kum…nak jugak

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s